Taiwan Akan Perketat Penumpang Dari Indonesia, Jika Kedapatan Bawa Produk Babi Akan Didenda NT$200.000

  • Whatsapp

Penumpang yang terbang ke Taiwan dari Indonesia akan diperiksa dengan ketat dan yang kedapatan membawa produk daging babi akan dikenakan denda sebesar NT $ 200.000 (90 jutaan) kata Pusat Operasi Darurat Pusat dalam mencegah penyebaran demam babi Afrika (ASF) Jumat tadi (13/11).

Pengumuman itu dikeluarkan setelah Kementerian Pertanian Indonesia mengkonfirmasi satu hari sebelumnya bahwa wabah ASF telah terjadi di Provinsi Sumatra

Muat Lebih

Peningkatan kematian babi telah dilaporkan di Sumatera Utara dan beberapa provinsi lain sejak akhir September, kata laporan itu, mencatat bahwa FAO sedang menyusun rekomendasi tentang kontrol ASF sesuai dengan kondisi di Indonesia.

Konfirmasi ini menjadikan Indonesia sebagai negara atau teritori ke-11 di Asia yang terkena dampak ASF, setelah China (termasuk Hong Kong dan Makau), Mongolia, Vietnam, Kamboja, Korea Utara, Laos, Myanmar, Filipina, Korea Selatan, dan Timor Timur.

Di bawah peraturan saat ini, pengunjung dari negara-negara yang terkena dampak ASF dan berisiko tinggi dan daerah-daerah yang berusaha untuk membawa produk daging babi ke Taiwan dikenakan denda NT $ 200.000 jika mereka adalah pelanggar pertama, sementara pelanggar berulang menghadapi denda NT $ 1 juta.

ASF berakibat fatal bagi babi, tanpa obat atau vaksin melawannya, meskipun penyakit ini tidak berbahaya bagi manusia.

Penulis: Bejo
Doc. Taiwannews

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp ==
loading...

Pos terkait