Syafruddin, Datang Ke Taiwan Dengan Visa Turis, Terjatuh dari lantai 11 Kondisi Sangat Memprihatikan, Ia Masih Berjuang Melawan Maut. Ternyata SEMUA DEMI PUTRI NYA.

  • Whatsapp

Chung li – Syafruddin Pria kelahiran 1992, Asal Monta NTB ini dilarikan ke Landseed Hospital kemarin (4/11) sekitar pukul 9 malam.

Kronologi terjatuhnya Syafruddin.
Tanggal 4/11 Polisi setempat mengeledah kamar kontrakan lantai 1 dimana diterbekuk sepasang TKA kaburan asal Indonesia juga, Saat mereka terbekuk salah satu dari pasangan tersebut (wanita) malah memberitahu kepada aparat bahwa masih ada TKA kaburan lain dilantai atas, tepatnya lantai 11.

Muat Lebih

Sang wanita di giring ke atas untuk menunjukan kamar tersebut. Syafruddin tinggal di lantai 11 bersama saudaranya Supiaman yang datang berbarengan dengan mengunakan Visa turis satu tahun.

Mereka shocked ketika mendengar adanya bunyi walkie talkie dari aparat kepolisian di depan pintu kontrakan. Dan yang lebih mengagetkan, Sang wanita yang berbicara dari luar menyuruh mereka untuk membuka pintu.

[ads1]

Pengakuan Supiaman, Syafruddin ketika itu sangat ketakutan sekali, Supiaman sempat menenangkan Syafruddin dengan mengajaknya untuk menyerahkan diri saja pada saat itu.

Namun Syafruddin mengucapkan “Aku blom bangunin rumah untuk keluarga, dan anakku juga masih perlu biaya sekolah dari saya.”

Syafruddin lari mengarah ke tempat jemuran untuk bersembunyi (tidak memiliki balkon). Ia mengira kosan yang ditinggalin ini, memiliki balkon yang serupa dengan ruangan sebelah. Naas begitu Ia melangkahkan kaki, Ia langsung terjatuh kebawah.

Syafruddin sempat terjatuh dari lantai 11 ke lantai 5 dan akhirnya mendarat di atas atap balkon lantai 2.

Kondisi Syafruddin terakhir Patah tulang bahu kanan, Patah 4 Tulang rusuk kanan belakang yang menyebabkan pergeseran tulang yg menekan paru2, Paru paru mengalami sedikit luka. Patah Tulang paha kiri dan Patah Tulang pantat kanan. Posisi masih di rawat intensif di UGD lt3 kasur no 8 Leesand Hospital Taoyuan.

Ketika redaksi Mbok Cikrak Official menjengguk Syafruddin dan menanyakan “Mas, mau bicara dengan anaknya? kalau iya gerakin anggota tubuhmu yang bisa di gerakin.” Seketika semangat Syafruddin berubah total mengebu-gebu. Ia terlihat berusaha mengerakan semua anggota tubuhnya. Namun hanya tangan kiri yang dapat bergerak.

[ads1]

Begitu mendengar suara putrinya Aira (5) via ponsel, Syafruddin terlihat seperti ingin berteriak dengan hembusan nafas yang panjang dan kuat, Detak jantung juga bergerak kencang seiiring dia bernafas.

Hari ini, 7/11 Pihak KDEI Taipei, Pak Fajar dan asisten Pak Rony sudah terhubungi, Pihak keluarga di Indonesia sangat berharap bantuan dari pemerintah untuk mengupayakan pemulangan Syafruddin, bagaimanapun nanti kondisinya.

Pihak keluarga diketahui merupakan warga kabupaten Bima, Desa Sie Kecamatan Monta, NTB yang perekonomian keluarganya bisa dikatakan sangat kekurangan.

Biaya rumah sakit Syafruddin ini bisa di PASTI kan akan sangat besar sekali, pihak keluarga sudah mencoba meminjam dana dengan tetangga dan hanya di dapatkan sekitaran 3 juta rupiah. Pihak keluarga pasrah menanti bantuan pemerintah.

Bagi saudara kita setanah air yang mengerti arti sebuah nyawa dan memiliki sedikit rezeki lebih, Berbagilah dengan Syafruddin melalui Saudara sepupunya Talita [ 0908944520 ]

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp ==
loading...

Pos terkait