Menolak Diciduk, PMI Kaburan Nekat Kabur dari Lantai 3. Terpeleset, Kepala Membentur tanah. Ternyata Mereka Dilaporkan Teman Satu Kontrakan Yang Terciduk Duluan.

  • Whatsapp

Miaoli – Kemarin (16/10) pukul 7 pagi NIA bagian Miaoli melakukan pengrebekan di sebuah rumah area Taichung City Shen Qing rd. Saat pencidukan didapatkan 8 TKA ilegal dan semua nya berasal dari Indonesia. 5 diantaranya visa TKA yang telah kabur dan 3 lainnya memakai visa turis.

Ketika NIA berhasil masuk, ke lantai 1 dan lantai 2. Salah satu dari mereka Budiyanto (33) nekad melarikan diri dengan memanjat keluar dari balkon lantai 3 dan mencoba turun melalu papan nama toko yang telah rusak. Imigrasi yang bersiaga diarea luar rumah juga sempat berteriak memperingati dia ” Disini masih ada satu! Wei.. kamu jangan nekat, Bahaya sekali. Pulang saja tidak ada masalah besar. Nyawamu ndak bisa dibeli”
Naas saat ia mencoba turun dari papan nama tersebut, ia terpeleset dan jatuh. Kepala membentur tanah.

Muat Lebih

[ads1]

Budiyanto segera di larikan ke Qing Yuan hospital [ 大雅清泉醫院 ] ,dan kemudian dialihkan lagi ke Guang Thien Hospital [ 沙鹿光田醫院 ]. Kondisi Budiyanto kemarin pingsan tidak sadarkan diri dan sekarang masih dirawat intensif di ruang gawat darurat.
Diketahui Budiyanto memiliki Istri yang bekerja di Tainan, Sang Istri telah di hubungi oleh pihak imigrasi untuk datang menjenguk dan merawatnya.

Dari Informasi yang admin dapat, NIA cabang Miaoli hari-hari sebelumnya berhasil menciduk seorang TKW asal Indonesia yang hamil. Dikarenakan dia tengah hamil, sang wanita pun tersebut tidak ditahan (tahanan luar).
Namun saat interogasi, Sang TKW menyebutkan alamat dia tinggal dan mengatakan didalam masih banyak TKA kaburan lain yang mengunakan narkoba.
Dibuntuti selama beberapa hari akhirnya dilakukanlah pengrebekan ini.

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp ==
loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *