Karena Melanggar Aturan Sepeda Listrik, Hanya Dalam 2 Bulan Polisi Taiwan Kantongi Denda NT$120.000 Dari Pekerja Migran, Simak Pelanggarannya Berikut Ini

  • Whatsapp

Sepeda Listrik saat ini sudah menjadi trend dikalangan pekerja migran di Taiwan sebagai alat transportasi menggantikan sepeda pancal yang dulu biasa digunakan oleh para pekerja. Kepolisian Taichung pada bulan November hingga Desember 2019 kemarin telah mengamankan 6.479 pekerja asing yang mengendarai sepeda listrik tanpa helm dan mendapat jumlah total denda tilang sebesar NT$ 120.000.

Pekerja asing di Taiwan sebenarnya tujuan utamanya adalah mencari uang dan jika mengendarai sepeda listrik tanpa aturan dan terjadi kecelakaan siapa yang rugi? Karena di Taichung sendiri sudah ada 1.868 kecelakaan yang melibatkan pekerja migran sepanjang tahun 2019 yang menyebabkan 988 cedera dan 2 kematian.

Muat Lebih

Karena kendala bahasa yang dialami sehingga banyak pekerja asing tak tahu pasti aturan mengendarai sepeda listrik dijalanan. Oleh karena Universitas Jiaotong membuat sebuah video simulasi pelanggaran sepeda listrik dengan harpaan para pekerja migran bisa memahaminya.

Diantara pelanggaran yang sering dilakukan adalah mengendarai sepeda listrik tanpa mengenakan helm, di persimpangan tidak melambat atau pelan, mengemudi melawan arus, mengemudi di jalur terlarang, tidak berbelok ke kiri dalam dua langkah, dan pejalan kaki menyeberang jalan tidak pada zebra cross. Video ada dalam empat versi bahasa Filipina, Vietnam, Indonesia, dan Thailand.

Kepolisian Taichung berharap di tahun 2020 ini tidak ada lagi kecelakaan dan pelanggaran akibat sepeda listrik yang melibatkan pekerja migran. Jika terjadi kecelakaan, kasihan kelaurga yang dirumah yang menunggu hasil keringatnya.

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp ==
loading...

Pos terkait