4 TKI di Miao li Taiwan Keracunan Gas Monoksida Karena Hangatkan Badan Dengan Api Dari Arang

  • Whatsapp

4 orang pekerja migran Indonesia (PMI) di Miaoli menderita keracunan zat karbon monoksida akibat kedinginan, hal ini terjadi setelah mereka berusaha menghangatkan diri dengan menggunakan arang (parung dalam istilah jawa).

3 orang merasa pusing dan mual, sementara 1 orang lainnya pingsan. Untunglah mereka segera diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Muat Lebih

Kejadian ini dikemukakan oleh Sudin Pemadam Kebakaran Kabupaten Miaoli. Dilansir dari CNA, kejadian bermula dengan kondisi cuaca dan suhu udara Taiwan yang beberapa hari belakangan terus menurun.

Pada tanggal 8 Desember lalu, pihaknya mendapatkan laporan bahwa di sebuah kuil yang berada di Kabupaten Tongluo ada beberapa orang pingsan.

Pihak regu penyelamat pun segera dikirim ke lokasi untuk membantu penyelamatan. Setelah dilakukan penyelamatan darurat, para korban pun mulai sadar meskipun badan mereka masih sangat lemas. Setelah itu mereka segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lanjutan.

Disebutkan bahwa mereka yang mengalami keracunan adalah para pekerja migran asal Indonesia (PMI), termasuk yang dilarikan ke UGD karena pingsan.

Keempat pekerja ini berusaha menghangatkan badan dengan membakar arang karena dinginnya udara di Hari Minggu lalu. Meskipun ada celah udara dari jendela, pekerja tersebut tetap merasa pusing dan kemudian mual. Hal ini menunjukkan bahwa mereka terkena racun karbon monoksida.

Salah seorang dari mereka pun akhirnya pingsan, membuat teman-teman lain akhirnya meminta bala bantuan.

Wakil Direktur dari RSU Daqian, Tsai Jianzong (蔡建宗) mengatakan bahwa keracunan gas karbon monoksida umumnya dikarenakan kurangnya ventilasi udara, terutama di ruangan yang tersembunyi.

Hal ini disebabkan karena kurangnya kandungan oksigen di udara, sehingga benda yang dibakar pun tidak dapat terbakar sepenuhnya, membuat konsentrasi karbon monoksida meningkat dan menyebabkan keracunan.

Ia pun memberikan nasihat, jika Anda menggunakan pemanas air atau memasak di saat musim dingin, pastikan ventilasi udara tetap berjalan dengan baik. Jika Anda merasa pusing, sakit kepala, mual atau bahkan muntah, segera cari bantuan kesehatan.

Untunglah para pekerja migran yang keracunan tersebut kini sudah mendapatkan bantuan oksigen dan berangsur-angsur pulih.

Editor: Bejo
Doc. nihaoindonesia, cna

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp ==
loading...

Pos terkait

4 TKI di Miao li Taiwan Keracunan Gas Monoksida Karena Hangatkan Badan Dengan Api Dari Arang

  • Whatsapp

4 orang pekerja migran Indonesia (PMI) di Miaoli menderita keracunan zat karbon monoksida akibat kedinginan, hal ini terjadi setelah mereka berusaha menghangatkan diri dengan menggunakan arang (parung dalam istilah jawa).

3 orang merasa pusing dan mual, sementara 1 orang lainnya pingsan. Untunglah mereka segera diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Muat Lebih

Kejadian ini dikemukakan oleh Sudin Pemadam Kebakaran Kabupaten Miaoli. Dilansir dari CNA, kejadian bermula dengan kondisi cuaca dan suhu udara Taiwan yang beberapa hari belakangan terus menurun.

Pada tanggal 8 Desember lalu, pihaknya mendapatkan laporan bahwa di sebuah kuil yang berada di Kabupaten Tongluo ada beberapa orang pingsan.

Pihak regu penyelamat pun segera dikirim ke lokasi untuk membantu penyelamatan. Setelah dilakukan penyelamatan darurat, para korban pun mulai sadar meskipun badan mereka masih sangat lemas. Setelah itu mereka segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lanjutan.

Disebutkan bahwa mereka yang mengalami keracunan adalah para pekerja migran asal Indonesia (PMI), termasuk yang dilarikan ke UGD karena pingsan.

Keempat pekerja ini berusaha menghangatkan badan dengan membakar arang karena dinginnya udara di Hari Minggu lalu. Meskipun ada celah udara dari jendela, pekerja tersebut tetap merasa pusing dan kemudian mual. Hal ini menunjukkan bahwa mereka terkena racun karbon monoksida.

Salah seorang dari mereka pun akhirnya pingsan, membuat teman-teman lain akhirnya meminta bala bantuan.

Wakil Direktur dari RSU Daqian, Tsai Jianzong (蔡建宗) mengatakan bahwa keracunan gas karbon monoksida umumnya dikarenakan kurangnya ventilasi udara, terutama di ruangan yang tersembunyi.

Hal ini disebabkan karena kurangnya kandungan oksigen di udara, sehingga benda yang dibakar pun tidak dapat terbakar sepenuhnya, membuat konsentrasi karbon monoksida meningkat dan menyebabkan keracunan.

Ia pun memberikan nasihat, jika Anda menggunakan pemanas air atau memasak di saat musim dingin, pastikan ventilasi udara tetap berjalan dengan baik. Jika Anda merasa pusing, sakit kepala, mual atau bahkan muntah, segera cari bantuan kesehatan.

Untunglah para pekerja migran yang keracunan tersebut kini sudah mendapatkan bantuan oksigen dan berangsur-angsur pulih.

Editor: Bejo
Doc. nihaoindonesia, cna

JANGAN LUPA INSTAL APP SUARA BMI DI PLAY STORE ATAU MELALUI LINK INI - BACA BERITA LEBIH RINGAN, MUDAH DAN CEPAT UPDATE ===>> APP SUARA BMI, atau WhatsApp ==
loading...

Pos terkait