1

Wali Kota Marah dan Akan Tegur Puskesmas yang Tak Pinjami Ambulance Hingga Jenazah Dibopong, Begini Kronologi Sebenarnya

Wali Kota Marah dan Akan Tegur Puskesmas yang Tak Pinjami Ambulance Hingga Jenazah Dibopong, Begini Kronologi Sebenarnya

SUARABMI.COM - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengaku kesal ketika mendengar kabar warganya tidak dipinjami ambulans oleh Puskesmas Cikokol untuk membawa jenazah ponakannya ke rumah untuk disemayamkan. Dia mengaku bakal menegur pihak terkait agar mengubah standar operasional prosedur (SOP).

Video warga Tangerang Supriyadi membawa jenazah ponakannya, Husein yang telah meninggal dunia viral di media sosial. Dia melakukan itu karena Puskesmas Cikokol, Tangerang menolak meminjamkan ambulans kepada Supriyadi yang ingin membawa jenazah Husein (8) ke rumah.

"Saya juga marah. Saya bilang, wah enggak ada kemanusiaannya sama sekali. Maksud saya ya diubahlah SOP-nya. Ini kan istilahnya kegawatdaruratan. Beda kalau meninggal di rumah, di RS masih bisa pakai mobil jenazah," kata Arief, Minggu (25/8).
[post_ads]
Arief mengaku sudah menegur Kepala Dinas Kesehatan Tangerang untuk mengubah SOP yang berlaku. Ia meminta agar seluruh Dinas Kesehatan mengedepankan kemanusiaan dalam melayani masyarakat.

"Artinya petugas puskesmas enggak ada empati walaupun petugas puskesmas SOP begitu ya. Makanya tadi saya tegur kepala Dinas Kesehatan, SOP diubahlah. Kan memang teman-teman bekerja berdasarkan aturan ya kita juga paham. Tapi kita juga punya fungsi kemanusiaan lah," lanjutnya dengan nada yang masih meninggi.

Ia juga mengingatkan Dinas Kesehatan Tangerang untuk menggunakan fasilitas kesehatan untuk kepentingan masyarakat. Fasilitas banyak, menurutnya, akan tidak memiliki arti apa-apa jika tidak bermanfaat bagi warga.

Dia menjamin akan ada perubahan sistem pelayanan kesehatan di Tangerang. Dia tidak ingin kejadian serupa terulang kembali.

"Ya haruslah (berubah). Saya ngadain fasilitas puskesmas kelurahan dan sebagainya buat apa kan buat kepentingan masyarakat. Itu ya, ya saya mohon maaf ya," jelas dia.

Kronologi
Arief menjelaskan kronologi penolakan Puskesmas Cikokol. Mulanya sang paman bernama Supriyadi meminta Puskesmas Cikokol untuk mengantar jenazah Husein menggunakan ambulans. Husein meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Cisadane.

"Dia pinjam, minta diantar sama ambulans bawa jenazah ponakannya yang tenggelam karena rumah tidak jauh dari situ," jelas Arief.

Supriyadi tidak kunjung diberikan ambulans setelah menunggu beberapa jam. Karena sudah terlalu lama dan semakin sore, Supriyadi memutuskan untuk membawa jenazah ponakannya dengan berjalan kaki.

"Ternyata pihak puskesmas enggak mau nganterin karena SOP bahwa ambulans bukan bawa jenazah," jelas dia.

Supriyadi lalu bertemu dengan warga yang tengah melintas menggunakan mobil. Warga itu lalu membantu membawa jenazah Husein ke rumahnya. Husein pun dimakamkan di TPU Cikokol, Kelapa Indah, Tangerang pada Jumat malam (23/8).

Arief mengaku telah mendatangi rumah almarhum Husein untuk takziah. Dia mengaku meminta maaf kepada keluarga atas perlakuan yang kurang mengenakkan dari puskesmas.

Di sana, ia juga mendapatkan cerita dari nenek Husein bahwa almarhum memang sudah sempat dilarang untuk bermain di kali. Namun seorang teman Husein terus memanggil namanya.
[post_ads_2]
"Karena ceritanya itu anak sudah dilarang dari Jumat itu sama neneknya jangan ngayap. Tapi ditungguin sama temannya diajak mancing," jelas Arief.

Kemudian saat memancing, Husein melihat seekor ikan mas dan ingin menangkapnya. Saat menangkap Husein terbawa arus kali. Nahas. Dia terjerembab dan tidak bisa berenang. "Ikannya hilang. Temannya nolongin malah dua-duanya kena," ujar Arief.

Arief mengatakan keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Husein. Mereka juga memahami kejadian yang menimpa Husein murni musibah. 

"Mereka juga enggak butuh apa-apa waktu saya silaturahmi. Keluarganya sudah paham itu musibah," tutup dia.

COMMENTS

Tambah Teman
loading...
Nama

Artikel Abadi,35,BMICare,306,Brunei,14,Cinta,289,Cuaca,150,Dunia Maya,3,Fashion,5,Heboh,293,Hongkong,1395,IndoNews,545,Jepang,10,KabarBMI,4067,Kesehatan,16,Korea,128,LintasManca,12,Macau,6,Malaysia,324,Other,65,Panduan,273,RumahTangga,158,Saudi,123,Singapura,252,Surat Pembaca,15,Taiwan,2165,Unik,74,Waspada,407,Zodiak,1,
ltr
item
Portal Berita TKI/TKW: Wali Kota Marah dan Akan Tegur Puskesmas yang Tak Pinjami Ambulance Hingga Jenazah Dibopong, Begini Kronologi Sebenarnya
Wali Kota Marah dan Akan Tegur Puskesmas yang Tak Pinjami Ambulance Hingga Jenazah Dibopong, Begini Kronologi Sebenarnya
Wali Kota Marah dan Akan Tegur Puskesmas yang Tak Pinjami Ambulance Hingga Jenazah Dibopong, Begini Kronologi Sebenarnya
https://4.bp.blogspot.com/-23b1XaGQlNk/XWJy1xAst4I/AAAAAAAAc94/WiGynWRlFlsDYZ0oX2LSF0o8q5P5E8cAwCK4BGAYYCw/s640/ayah-yang-gendong-jenazah-sang-anak-jumat-2382019.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-23b1XaGQlNk/XWJy1xAst4I/AAAAAAAAc94/WiGynWRlFlsDYZ0oX2LSF0o8q5P5E8cAwCK4BGAYYCw/s72-c/ayah-yang-gendong-jenazah-sang-anak-jumat-2382019.jpg
Portal Berita TKI/TKW
https://www.suarabmi.net/2019/08/wali-kota-marah-dan-akan-tegur.html
https://www.suarabmi.net/
https://www.suarabmi.net/
https://www.suarabmi.net/2019/08/wali-kota-marah-dan-akan-tegur.html
true
6419134826689894390
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close