Nyuruh 2 TKW Indonesia Bekerja Seperti Ini, Majikan Ini Didenda 480 Juta Rupiah

Nyuruh TKW Indonesia Bekerja Seperti Ini, Majikan Ini Didenda 480 Juta Rupiah

SUARABMI.COM - Seorang majikan di Singapura didenda oleh pengadilan pada 8 Agustus 2018 kemarin sejumlah SG$ 46.000 atau setara Rp. 486.897.351 (kurs 10.500) karena 2 TKW yang ia pekerjakan terlihat dan tertangkap sedang melakukan pekerjaan berbahaya di atas sebuah perancah sambil membersihkan jendela.

Warga Singapura bernama Willow Phua Brest (46) ini mengaku bersalah pada sidang hari selasa kemarin atas 4 tuduhan diantaranya adalah tidak memberikan kondisi kerja yang nyaman terhadap 2 TKWnya yang asal Indonesia yaitu Karsinah (39) dan Dati (43).

Brest mengaku telah menyuruh Karsinah bekerja secara ilegal karena mempekerjakannya di bagian pembersih dan pemeliharaan rumahnya yang sangat berbahaya yang tidak sesuai dengan kontrak kerjanya.
[post_ads]
Kasus ini merupakan penerapan hukum pertama kepada majikan setelah ada perubahan undang-undang perburuan pada tahun 2012 silam dimana dalam perubahan undang-undang itu ada pemihakan kepada pekerja asing terhadap keselamatannya.

Jaksa Departemen Tenaga Kerja (MOM) Shanty Priya mengatakan bahwa perancah atau andang itu didirikan di rumah Brest pada 9 Oktober tahun lalu sehingga jendela lantai dua bisa dijangkau dan dibersihkan.

Majikan itu kemudian membiarkan dua pembantunya naik ke bagian atas dan berdiri sambil membersihkan jendela.

2 TKW itu melakukan tugas tersebut pada tanggal 11 sampai 13 Oktober tahun lalu dengan peralatan sabuk pengaman, masker, sarung tangan dan penyeka panjang.

Namun, Ms Shanty mengatakan kepada Hakim Distrik Adam Nakhoda bahwa sabuk pengaman yang disediakan Brest tidak cukup untuk mencegah atau mengurangi keparahan cedera pada para pelayan jika mereka melepaskan scaffold. Jaksa juga menekankan bahwa orang Indonesia tidak dilatih untuk bekerja di ketinggian.

Pada bulan yang sama, Brest meminta kontraktor untuk memasang perancah lain di belakang rumahnya untuk pekerjaan pemeliharaan. Mereka menolak untuk melakukannya.

Investigasi mengungkapkan bahwa Brest kemudian meminta Karsinah untuk melakukan tugas naik scaffolder/ perancah dan melakukan pemeliharaan rumah. Namun, kontrak kerja pembantu tidak mengizinkannya untuk melakukan tugas-tugas ini.

Pada 20 Oktober tahun lalu, Brest meminta Karsinah untuk membantunya mendirikan perancah dan mereka membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk menyiapkan alat tersebut yang tingginya sekitar 4,5m.
[post_ads_2]
Setelah menilai bahwa perancah itu siap digunakan, majikan meminta  Karsinah untuk berdiri di atas perancah, memoles dan mengecat dinding kayu di belakang rumahnya.

Dalam investigasi, pengacara pembela Shashi Nathan mengatakan kepada pengadilan bahwa tidak ada bukti bahwa kliennya telah memaksa pelayan untuk melakukan pekerjaan itu. Dia juga mengatakan bahwa Brest memiliki hubungan yang baik dengan para pelayan.

Kedua wanita itu tidak lagi bekerja untuk Brest. Dati kembali ke Indonesia sementara Karsinah sekarang bekerja untuk majikan lain di Singapura.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, dikatakan bahwa seorang majikan memiliki kewajiban hukum untuk menyediakan kondisi kerja yang aman, dan memastikan bahwa PRT asing menjalankan tugasnya sesuai dengan kontrak kerja yang aman sebagaimana ditentukan oleh kementerian.

Mengomentari kasus Brest, direktur kesejahteraan di divisi manajemen tenaga kerja asing MOM Jeanette Har mengatakan: "Hidup dan anggota badan dipertaruhkan di sini. Ini adalah kasus yang mengerikan. Resikonya nyata dan jelas tetapi majikan tidak menyadarinya. Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap majikan yang tidak menganggap serius tanggung jawab mereka, terutama jika menyangkut keselamatan pekerja rumah tangga asing mereka."
Tambah Teman
loading...
Nama

Artikel Abadi,22,BMICare,286,Brunei,13,Cinta,265,Cuaca,130,Dunia Maya,3,Fashion,5,Heboh,289,Hongkong,1327,IndoNews,533,Jepang,8,KabarBMI,3915,Kesehatan,16,Korea,119,LintasManca,11,Macau,6,Malaysia,317,Other,64,Panduan,266,RumahTangga,149,Saudi,116,Singapura,243,Surat Pembaca,15,Taiwan,2057,Unik,74,Waspada,393,Zodiak,1,
ltr
item
Portal Berita TKI/TKW: Nyuruh 2 TKW Indonesia Bekerja Seperti Ini, Majikan Ini Didenda 480 Juta Rupiah
Nyuruh 2 TKW Indonesia Bekerja Seperti Ini, Majikan Ini Didenda 480 Juta Rupiah
Nyuruh TKW Indonesia Bekerja Seperti Ini, Majikan Ini Didenda 480 Juta Rupiah
https://1.bp.blogspot.com/-XvBu1k79kEY/W2rjjawJeYI/AAAAAAAAVvE/PbFVKL7hlPQ0v88dB4n-k7aoG9SVkChEACLcBGAs/s640/SUARA%2BBMI.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-XvBu1k79kEY/W2rjjawJeYI/AAAAAAAAVvE/PbFVKL7hlPQ0v88dB4n-k7aoG9SVkChEACLcBGAs/s72-c/SUARA%2BBMI.jpg
Portal Berita TKI/TKW
https://www.suarabmi.net/2018/08/nyuruh-2-tkw-indonesia-bekerja-seperti.html
https://www.suarabmi.net/
https://www.suarabmi.net/
https://www.suarabmi.net/2018/08/nyuruh-2-tkw-indonesia-bekerja-seperti.html
true
6419134826689894390
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close